Caring : Jurnal Keperawatan       contact: Furaida Khasanah     website: http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JGM/index             email: foera.ners@gmail.com                           Information: Call For Paper 2019 Still Open

Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Activity Daily Living (Adl) Pada Anak Retardasi Mental Di Sekolah Di SLB B C Kepanjen The Relationship of Parenting Parents With the Independence of Activity Daily Living (ADL) in Mental Retardation Childr

Article History

Submited : April 27, 2020
Published : August 18, 2020

ARTICLE INFO ABSTRACT/ABSTRAK


Article history

Keywords:

Parenting Style
Independence Of Daily Activities

 

 

 

 

 

 

Kata Kunci:
Polaasuh orang tua
KemandirianActivity Daily Living

 

The pattern of parenting with the child’s independence mental retardation can be a major factor causing children unable to do daily activities such as bathing, dressing, toileting, transfer, continence, and feeding indedependently. A child’s independence with mental retardation can affect the balance between self-care and the ability to manager or care for themselves and they really need more supervision and assistance. This method used isobservational design with Cross Sectional approach. The sample in this study were parents of mentally retarded children as many as 59 respondents. The sampling technique used Purpossive Samplingwith research instruments is theParenting Styles and Dimensions Questionnaire(PSDQ) questionnaire and the Katz Index. Data analysis techniques used the Spearman Rank. There is a relationship between parenting parents with the independence of daily activities in mental retardation children in the study school at SLB BC Kepanjen. With significant result (p)<0,035=(p)<0,05. Almost all parents with good parenting that is authoritative, also with the independence of children mentally retarted most of them fall into the independent category. So it can concluded that, a child’s mental retardation will very much depend on the parenting style of his parents and good parenting will make a good child’s independence.

ABSTRAK
Polaasuh orang tua dengan kemandirian anak retardasi mental dapat menjadi factor penyebab anak tidak dapat melakukan aktivitas sehari-harinya seperti mandi, berpakaian, buang air besar dan buang air kecil, berpindah, kontinensia dan makan secara mandiri. Kemandirian seorang anak dengan keterbelakangan mental dapat mempengaruhi keseimbangan antara perawatan diri dan kemampuan untuk mengelola atau merawat diri sendiri dan mereka sangat membutuhkan pengawasan dan bantuan yang lebih.Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan Cross Sectional.Sampel dalam penelitian ini orang tua anak retardasi mental sebanyak 59 responden. Teknik sampling menggunakan Purpossive Sampling dengan instrumen penelitian adalah kuisioner Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ)danIndeks Katz . Teknik analisa data menggunakan Spearman Rank. Ada hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian activity daily living pada anak retardasi mental di sekolah studi di SLB-BC Kepanjen. Dengan hasil signifikan (p) < 0,035 = (p) < 0,05.Hampirseluruh orang tua dengan pola asuh yang baik yaitu authoritative juga dengan kemandirian anak retardasi mental sebagian besar masuk dalam kategori mandiri. Jadi dapat disimpulkan bahwa, anak retardasi mental akan sangat tergantung pada pola asuh orang tuanya dan pola asuh yang baikakan menjadikan kemandirian anak yang baik pula.

Larasati, R., Muhammad, Z., & Kumalasari, G. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kemandirian Activity Daily Living (Adl) Pada Anak Retardasi Mental Di Sekolah Di SLB B C Kepanjen The Relationship of Parenting Parents With the Independence of Activity Daily Living (ADL) in Mental Retardation Childr. Caring : Jurnal Keperawatan, 9(1), 23-31. https://doi.org/10.29238/caring.v9i1.570
Fulltext