Faktor yang memengaruhi penggunaan jamban pada masyarakat di pesisir Pantai Desa Aboru Kecamatan Pulau Haruku

Authors

  • Maria Riry Universitas Tamalatea Makassar, Indonesia
  • Asrijun Juhanto Universitas Tamalatea Makassar, Indonesia
  • Diana Tobugu Universitas Tamalatea Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i2.2529

Keywords:

Environmental Health, Knowledge, Attitude, Motivation, Availability of latrines

Abstract

Jamban keluarga sangat penting untuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Semakin banyak keluarga yang masih buang air besar sembarangan, semakin tinggi pula risiko penyakit. Dalam survei awal yang dilakukan oleh para peneliti di wilayah pesisir Desa Aboru, sebagian masyarakat belum memiliki kesadaran yang kuat dalam menjaga kesehatan lingkungan, hal ini terlihat dari masih adanya orang yang buang air besar sembarangan. Kebiasaan masyarakat buang air besar sembarangan di pesisir melibatkan berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, serta dari berbagai lapisan masyarakat, sehingga hal ini telah menjadi tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan toilet di masyarakat pesisir Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Jenis penelitian ini adalah survei analitis dengan desain penelitian menggunakan desain studi cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2024. Populasi penelitian ini adalah seluruh 404 kepala keluarga di pesisir Desa Aboru. Sebanyak 81 kepala keluarga diambil sebagai sampel menggunakan teknik pengambilan sampel acak (accidental sampling). Analisis dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh sikap (nilai p 0,000), motivasi (nilai p 0,013), ketersediaan jamban (nilai p 0,000), serta peran tenaga kesehatan (nilai p 0,006), sedangkan pengetahuan tidak berpengaruh (nilai p 0,260). Kesimpulannya adalah bahwa terdapat pengaruh terhadap sikap, motivasi, ketersediaan jamban, peran petugas kesehatan, dan tidak terdapat pengaruh terhadap pengetahuan. Faktor dominan adalah ketersediaan jamban terkait penggunaan jamban di masyarakat pesisir Desa Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah.


Factors influencing toilet usage amongst the coastal community of Aboru Village, Haruku Island Sub-district

 

Abstract: Family latrines are very important to maintain environmental cleanliness and improve public health.  The more families practice open defecation, the higher the risk of disease.  In the initial survey conducted by researchers in the coastal area of Aboru Village, some people did not have a strong awareness of maintaining environmental health, this can be seen from the fact that there are still people who defecate in the open.The habit of people defecating anywhere on the coast consists of various age groups from children to the elderly and from various levels of society, so it has become a tradition that has been passed down from generation to generation. The aim of this research is to determine the factors that influence the use of toilets in coastal communities in Aboru Village, Haruku Island District, Central Maluku Regency. The type of research is an analytical survey with a research design using a cross sectional study design which was conducted from February to April 2024. The population of this study was all 404 heads of families on the coast of Aboru Village. 81 heads of families as samples were taken using accidental sampling technique. Analysis using the chi-square test. The research results show that there is an influence of attitude p-value (0.000), motivation p-value (0.013), availability of toilets p-value (0.000), role of health workers p-value (0.006) and no influence of knowledge p-value (0.260). The conclusion is that there is an influence on attitudes, motivation, availability of latrines, the role of health workers and there is no influence on knowledge.  The dominant factor is the availability of latrines regarding the use of latrines in coastal communities in Aboru Village, Haruku Island District, Central Maluku Regency.

References

Amelia, R. N., Halim, R., & Lanita, U. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Sungai Itik Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Tahun 2021. 1(2), 52–62.

Asmara, I. W. S., Yulianti, A. E., & Sali, I. W. (2019). Analisis Faktor Pendorong Masyarakat Dalam Membangun Jamban Keluarga Di Desa Sangkan Gunung Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem. Jurnal Skala Husada, 13(2), 115–127.

Blum. (1974). Palning for healt, development and application of social changes theory. Human sciences Press.

Erna, E., Yusuf, A., & Azis, R. (2021). Analisis Perilaku Masyarakat Dalam Penggunaan Jamban. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10, 440–446. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.629

Faidah, D. A., & Sunarno, J. M. (2020). Analisis Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Tentang Jamban Sehat Terhadap Kepemilikan Jamban Sehat Di Desa Pesodongan Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Medsains, 6(02), 14–21.

Fauda, N. (2021). APLIKASI GIS BIDANG GIZI DAN KESEHATAN MASYARAKAT. Jawa Barat: CV. Adanu Abimata.

Green, L. ., & Kreuter, M. W. (2000). Health Promotion Planning, An educational and Environmental Approach. Mayfield Publishing Company.

Heranita, L., Lubis, N. L., & Moriza, T. (2019). Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Keluarga dalam Pemanfaatan Jamban di Pemukiman Desa Air Pinang , Kecamatan Simeulue Timur, Kabupaten Simeulue Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Cehadum, 1(3), 15–27.

Kemenkes RI. (2019). Sanitasi Total Berbasis Masyarakat. http://stbm.kemkes.go.id/app/about/1/ about ,2019

Kemenkes RI. (2022). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 852/Menkes/SK/IX/2008. 2008. Strategi nasional sanitasi total berbasis masyarakat. Jakarta: Depkes RI.

Maharani, F. (2022). Faktor yang Berhubungan Dengan Perilaku Buang air Besar Sembarangan Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Sabak Timur Tahun 2022.

Marselina, E. E., Yusuf, A., & Juhanto, A. (2021). Analisis Pengaruh Pemicu Terhadap Stop Buang Air Besar Sembarangan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10, 492–500. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.633

Misdayanti, & Suwanti. (2021). Gambaran Sanitasi Lingkungan pada Masyarakat Pesisir Desa Bajo Indah Description of Environmental Sanitation in the Coastal Community of Bajo Indah Village. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 19–29.

Mukhlasin, & Solihudin, E. N. (2020). Kepemilikan Jamban Sehat Pada Masyarakat. Faletehan Health Journal, 7(3), 119–123.

Murni, K., Nyorong, M., & Anto. (2020). Pengaruh Faktor Perilaku Terhadap Penggunaan Jamban Cemplung. Jurnal Kesmas Prima Indonesia, 2(1), 9–15.

Muslim, Z., Trigunarso, S. I., & Helmy, H. (2022). Manajemen Internal Dan Ekternal Masyarakat Terhadap Buang Air Besar Di Jamban Pasca Pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Dengan Menggunakan Metode Sem (Structural Equation Modeling). Jurnal Manajemen Mandiri Saburai, 06(02), 91–96.

Notoatmodjo, S. (2009). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2012). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Rineka Cipta.

Pertiwi, W. E., & Sari, R. M. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan ( BABS ) Di Wilayah Kerja Puskesmas Pulomerak Kabupaten. HEALTH PROMOTION And Community Engagement Journal, 01(1), 1–6.

Profil Puskemas Desa Aboru. (2022). Profil Puskemas Desa Aboru.

Putri, A. A. W., & Notes, N. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Dengan Status Bebas Buang Air Besar Sembarangan Di Desa Ambengan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(2), 90–98.

Rahmatika, N. T., S.N.A, A. S., Rejeki, D. S. S., Sari, E. E., Rachmani, N. N., & Sudrajat, N. F. (2022). Analisis Determinan Pemanfaatan Jamban Sehat Di Desa Jipang Kecamatan Karanglewas, Banyumas. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyaraka, 18(3), 2684–7035. https://doi.org/10.19184/ikesma.v18i3.29923

Rizkie, D. A., & Rangkuti, A. F. (2022). Kepemilikan Jamban Dengan Kebiasaan Buang Air. Jurnal Kesehatan Dan Pengelolaan Lingkungan, 3(1), 10–17.

Rudiansyah, M., Indah, M. F., & Widyarni, A. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Ketersediaan Sarana dengan Penggunaan Jamban Sehat di Desa Baliangin Kecamatan Sambung Makmur Kabupaten Banjar. 3–8.

Sari, N. P., & Susanti. (2021). Kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Desa Tanjung Peranap, Tebing Tinggi Barat. JURKES, 9(2), 123–131.

Siahaan, S., & Fauziah, R. (2019). Hubungan Ketersediaan Jamban, Perilaku, dan Pengetahuan Masyarakat Dengan Buang Air Besar (BAB) di Kelurahan Legok Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi Tahun 2018. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(3), 706–713. https://doi.org/10.33087/jiubj.v19i3.735

Soemardji, J. (1999). Pembuangan Kotor dan Air Limbah. EGC.

Suriati, L., Desimal, I., & Sofyandi, A. (2023). Hubungan Motivasi Kepala Keluarga Dengan Kepemilikan Jamban Sehat Di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru Tahun 2022. SAINTEKES, 1, 69–73.

Suryani, D., Hendriyadhi, S., Suyitno, & Sunarti. (2020). Kepemilikan Jamban Sehat di Masyarakat Pesisir Desa Binjai Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna. Dunia Kesmas, 9(3), 346–354.

Suryawati, T. R. I. (2019). Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban pada Masyarakat di Desa Ombolata Kecamatan Alasa Kabupaten Nias Utara Tahun 2019. 1–111. http://repository.helvetia.ac.id/id/eprint/2738/6/Tri Suryawati (1702022027).pdf

Susilawati, & Ingraini, C. (2023). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Status Kesehatan Masyarakat Pesisir Pantai di Dalam Kepemilikan Jamban Sehat. JOURNAL OF HEALTH AND MEDICAL RESEARCH, 3(3), 242–249.

Talakua, F., Irawati, & Rahmawati, Y. (2020). Faktor–Faktor Yang Memengaruh Perilaku Buang Air Besar Sembarang (BABS) Pada Masyarakat Di Kampung Wainlabat Wilayah Kerja Puskesmas Segun Kabupaten Sorong Febry. Jurnal Inovasi Kesehatan, 1(April), 14–20.

Ulina, Y. I. (2020). Faktor Yang Memengaruhi Masyarakat Memanfaatkan Jamban Umum Di Desa Aek Kota Batu Tahun 2019.

Ulina, Y. I., Darmana, A., & Aini, N. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat tidak memanfaatkan jamban di Desa Aek Kota Batu. Jurnal Prima Medika Sains, 01(1), 40–48.

Widowati, N. (2015). Hubungan Karakteristik Pemilik Rumah Dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Wilayah Kerja Puskesmas Sambungmacan Kabupaten Sragen Tahun 2015. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Published

2025-08-05

How to Cite

Riry, M., Juhanto, A., & Tobugu, D. (2025). Faktor yang memengaruhi penggunaan jamban pada masyarakat di pesisir Pantai Desa Aboru Kecamatan Pulau Haruku. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(2). https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i2.2529

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.