Model perilaku stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) berdasarkan variabel demografi, lingkungan, dan tata kelola menggunakan Structural Equation Modelling

Authors

  • Decci Sandriyana Universitas Lampung, Indonesia
  • Dyah Wulan Sumekar Universitas Lampung, Indonesia
  • Christine Wulandari Universitas Lampung, Indonesia
  • Samsul Bakri Universitas Lampung, Indonesia
  • Jhons Fatriyadi Suwandi Universitas Lampung, Indonesia
  • Endro Prasetyo Wahono Universitas Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i1.2433

Keywords:

Demografi, Lingkungan, Tata Kelola, SEM, Buang Air Besar Sembarangan

Abstract

Permasalahan Buang Air Besar Sembarangan menjadi tantangan serius di Provinsi Lampung. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, namun hasil yang diperoleh belum optimal, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi perilaku ODF. Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh variabel demografi, lingkungan, dan tata kelola terhadap perilaku ODF dengan menggunakan SEM pada masyarakat di Provinsi Lampung. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder pada variabel demografi, variabel lingkungan, serta pada variabel tata kelola yang dikumpulkan dari tahun 2015-2022 di Provinsi Lampung. Model SEM yang dikembangkan mengidentifikasi hubungan yang kompleks. Hasil penelitian ini yaitu variabel demografi berpengaruh signifikan terhadap perilaku ODF dengan p-value 0.049, variabel demografi berpengaruh signifikan terhadap tata kelola sanitasi dengan p-value 0.001, variabel lingkungan berpengaruh signifikan terhadap perilaku ODF dengan p-value 0.041, variabel lingkungan juga berpengaruh signifikan terhadap tata kelola dengan p-value 0.000, variabel tata kelola berpengaruh signifikan terhadap perilaku ODF dengan p-value 0.036, variabel demografi melalui variabel tata kelola tidak berpengaruh terhadap perilaku ODF dengan p-value sebesar 0.116, dan variabel lingkungan melalui variabel tata kelola berpengaruh terhadap perilaku ODF dengan p-value sebesar 0.037. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menyusun kebijakan dan program yang lebih efektif untuk mengurangi praktik BABS di Provinsi Lampung.

 

Abstract: The issue of Open Defecation remains a serious challenge in Lampung Province. Various efforts have been made to address this issue through sanitation programs, but the results have not been optimal, necessitating research to identify the characteristics that impact ODF behavior. The purpose of this research is to analyze the influence of demographic, environmental, and governance variables on ODF behavior using SEM in the society of Lampung Province. This research examined secondary data on demographic, environmental, and governance variables, collected from 2015–2022 in Lampung Province. The developed SEM model identifies complex relationships. The research results show that demographic variables significantly influence ODF behavior with a p-value of 0.049, demographic variables significantly influence sanitation governance with a p-value of 0.001, environmental variables significantly influence ODF behavior with a p-value of 0.041, environmental variables also significantly influence sanitation governance with a p-value of 0.000, governance variables significantly influence ODF behavior with a p-value of 0.036, demographic variables through governance variables do not significantly influence ODF behavior with a p-value of 0.116, and environmental variables through governance variables significantly influence ODF behavior with a p-value of 0.037. The results of this research can be used to develop more effective policies and programs to eliminate open defecation in Lampung Province.

Author Biographies

Decci Sandriyana, Universitas Lampung

Ilmu Lingkungan, Pascasarjana, Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

Dyah Wulan Sumekar, Universitas Lampung

Ilmu Lingkungan, Pascasarjana, Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

Christine Wulandari, Universitas Lampung

Ilmu Lingkungan, Pascasarjana, Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

Samsul Bakri, Universitas Lampung

Ilmu Lingkungan, Pascasarjana, Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

Jhons Fatriyadi Suwandi, Universitas Lampung

Ilmu Lingkungan, Pascasarjana, Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

Endro Prasetyo Wahono, Universitas Lampung

Ilmu Lingkungan, Pascasarjana, Universitas Lampung, Lampung, Indonesia

References

Anggrariyani, N. L. M., & Pangerapan, S. F. (2021). Dampak rendahnya tingkat pendidikan pegawai terhadap efektifitas pelayanan publik di masa pandemi Covid-19. Jurnal Terapan Pemerintahan Minangkabau, 1(1), 1-10. https://doi.org/10.33701/jtpm.v1i1.1957

Ariga, S. (2022). Hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan dengan perilaku hidup sehat berkualitas. Jurnal Permapendis Sumut, 2(1), 1-10. https://doi.org/10.56832/edu.v2i3.234

Aulia, F. (2019). Analisis Hirarki kebutuhan maslow dan orientasi masa depan gamer dewasa awal. Jurnal Psikoborneo, 7(4), 573-577. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v7i4.4835

Aulia & Setiawan. (2020). Perceptions and practices of hygiene in rural communities in Indonesia. Journal of Public Health Research, 9(2), 1-11.

Barnard, S., Routray, P., Majorin, F., Peletz, R., & Boisson, S. (2013). The sanitation environment in Rural India: implications for maternal health and child survival. Plos One, 2(1), 107-117. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0071438

Dijkstra, T. K., & Henseler, J. (2015). Consistent partial least squares path modeling. MIS Quarterly, 39(2), 297–316. https://doi.org/10.25300/MISQ/2015/39.2.02

Fitrianingsih & Wahyuningsih, S. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku buang air besar sembarangan (BABS) (Studi Kasus Desa Tambe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima). Jurnal Sanitasi dan Lingkungan, 2(1), 1-6.

Hadi, A. H., & Arya, S.W. 2011. Pediatric health care: importance and challenges in develop countries. Journal of Pediatrics, 158(2), 105-120. https://doi.org/10.35910/jbkm.v5i1.331

Henseler, J., Ringle, C., & Sarstedt, M. (2015). A new criterion for assessing discriminant validity in variance-based structural equation modeling. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 115–135. https://doi.org/10.1007/s11747-014-0403-8

Herlinawati., Herawati, C., Abdurahman, R. N., & Neneng, S. (2020). The effect of Stop Open Defecation (BABS) triggering method on open defecation behavior. Journal of Physics: Conference Series, 2(2), 1-6. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1477/6/062021

Horhoruw, A., & Widagdo, L. (2014). Perilaku kepala keluarga dalam menggunakan jamban di Desa Tawiri Kecamatan Teluk Ambon Kota Ambon. J Promosi Kesehatan Indonesia, 9(2), 226–37 DOI: https://doi.org/10.14710/jpki.9.2.226-237

Hulland, K. R. S., Leontsini, E., Dreibelbis, R., Unicomb, L., Afroz, A., Dutta, N. C., Ram, P. K., & Winch P. J. (2015). Barriers and facilitators to latrine use in Rural India: An exploratory study. BMC Public Health, 3(1), 20-40.DOI: 10.1186/1471-2458-13-877

Ismail, M. J. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan dan menjaga kebersihan di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 59-68. https://doi.org/10.31970/gurutua.v4i1.67

Johnson, S., & Smith, M. (2020). Urbanization and its impact on rural livelihoods: a study on environmental degradation and socioeconomic challenges. Journal of Environmental Management, 234(1), 1-10.

Karmila, E., Ekasari, F., & Yulyani, V. (2020). Pemanfaatan jamban umum dan buang air besar sembarangan di Kelurahan Kaliawi Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung. Jurnal Dunia Kesmas, 10(3), 521-528. https://doi.org/10.33024/jdk.v9i2.3072

Kurniawati. (2017). Determinan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Desa Kiritana Kecamatan Kambera. Skripsi. Universitas Airlangga.

Meithyra, M. S., Surya, D., & Evi, N. (2014). Hubungan sanitasi jamban dan air bersih dengan kejadian diare pada balita di Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan Kota Medan. Skripsi FKM USU. Medan.

Nurhidayah., Purnamasari, N., Fuadi, N., & Fitriyanti. (2022). Uji kandungan bakteri total Coliform dan Escherichia coli air tanah di Kabupaten Pangkep. Jurnal Sains Fisika, 2(1),1-7.

Pertiwi, W. K., & Sari, R. M. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Wilayah Kerja Puskesmas Pulomerak Kabupaten Cilegon. Health Promotion and Community Engagement Journal, 1(1), 1-8. https://doi.org/10.35910/jbkm.v5i1.331

Pratiwi, N. I. (2017). Penggunaan media video call dalam teknologi komunikasi. Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 1(2), 202-223. https://doi.org/10.38043/jids.v1i2.219

Putra, G. S., & Dewi, R. R. K. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku buang air besar sembarangan (BABS) di Desa Nanga Pemubuh Kabupaten Sekadau tahun 2020. Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan, 8(2), 68-77. https://doi.org/10.29406/jjum.v8i2.3553

Rangkuti, A. F. (2018). Pelatihan peningkatan kesehatan lingkungan. Jurnal Pemberdayaan, 6(1), 41-56.

Safriani, M., Putri, E. S., & Rafshanjani, M. A. (2020). Pembuatan jamban ramah lingkungan sebagai upaya mengurangi perilaku BABS di Desa Cotkuta Kabupaten Nagan Raya. Jurnal Karya Abdi, 4(3), 562-570. https://doi.org/10.22437/jkam.v4i3.11577

Sari, N. K., Lukito, A., & Astria, A. (2017). Hubungan pengetahuan ibu tentang diare dengan kejadian diare pada anak 1-4 tahun di wilayah Puskesmas Pekan Bahorok. Ibnu Sina (Jurnal Kedokteran dan Kesehatan), 25(4), 1-11. https://doi.org/10.31219/osf.io/2bpeh

Sarstedt, M., Hair, J. F., Ringle, C. M., Thiele, K. O., & Gudergan, S. P. (2016). Estimation issues with PLS and CBSEM: Where the bias lies!. Journal of Business Research, 69(10), 3998–4010. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2016.06.007

Sembiring, E. T. J., & Safithri, A. (2021). Permasalahan sanitasi di permukiman Pesisir Jakarta serta rekomendasi teknologi pengelolaannya. Environmental Occopational Health and Safety Journal, 2(1),19-34.https://doi.org/10.24853/eohjs.2.1.19-34

Smith, A., & Roberts, J. 2019. The role of healthcare workers in managing waterborne diseases in low-resource settings. International Journal of Public Health, 64(3), 1-10.

Soesanti, I. S., Winarko., Rahmania., Shofiya, D., & Mujayanto. (2022). Buang air sembarangan dan stunting. Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal), 3(1), 193-199. https://doi.org/10.20473/mgi.v17i1SP.193-199

Sunarti. (2021). Determinan perilaku buang air besar sembarangan pada masyarakat Daerah Aliran Sungai Desa Anggah Jaya Kabupaten Sintang. Jurnal Dunia Kesmas, 10(1), 109-119. https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1.3414

Supriyadi, E., Mariani, S., & Sugiman. (2017). Perbandingan metode Partial Least Square (PLS) dan Principal Component Regression (PCR) untuk mengatasi multikolinearitas pada model regresi linear berganda. UNNES Journal of Mathematics, 6(2), 1-10. https://doi.org/10.15294/UJM.V6I2.11819

Tenenhaus, M., Amato, S., & Vinzi, V. E. (2015). A global Goodness – of – Fit index for PLS structural. Proceedings of the XLII SIS Scientific Meeting, January 2004.

Venkataramanan, V. (2018). Community-led total sanitation: new approaches and applications. International Journal of Environmental Research and Public Health, 4(1), 1-10.

Vidiawan & Tisnawati. (2015). Analisis pengaruh pendapatan, jumlah anggota keluarga dan pendidikan terhadap jumlah konsumsi rumah tangga miskin di Desa Batu Kandik Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung. E Journal Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 1(1), 1-10.

Wardani, D. W. S. R., Pramesona, B. A., Septiana, T., & Soemarwoto, R. A. S. (2023). Risk factors for delayed sputum conversion: A qualitative case study from the person-in-charge of TB program’s perspectives. Journal of Public Health Research, 12(4), 1-10. https://doi.org/10.1177/22799036231208355

Downloads

Published

2025-02-22

How to Cite

Sandriyana, D., Sumekar, D. W., Wulandari, C., Bakri, S., Suwandi, J. F., & Wahono, E. P. (2025). Model perilaku stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) berdasarkan variabel demografi, lingkungan, dan tata kelola menggunakan Structural Equation Modelling. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(1), 1–14. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i1.2433

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.