Faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan higiene dan sanitasi Depot Air Minum (DAMIU) di wilayah kerja Puskesmas Rawasari Tahun 2024

Authors

  • Gina Renata Nainggolan Universitas Jambi, Indonesia
  • Fitria Eka Putri Universitas Jambi, Indonesia
  • Oka Lesmana S Universitas Jambi, Indonesia
  • Fajrina Hidayati Universitas Jambi, Indonesia
  • Marta Butar-Butar Universitas Jambi, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i2.2452

Keywords:

DAMIU, Higiene Sanitasi, Pengetahuan, Sikap

Abstract

Pada tahun 2022, hanya 60% fasilitas pengelolaan air di Jambi memenuhi standar yang diperlukan, jauh di bawah target RPJMN 100% dan turun signifikan dari 87,1% pada 2021. Ini menunjukkan banyak fasilitas pengolahan air minum tidak memenuhi standar kebersihan, meningkatkan risiko penyakit seperti diare dan kolera. Studi ini bertujuan mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan penerapan higiene dan sanitasi di Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di wilayah kerja Puskesmas Rawasari pada tahun 2024. Dengan metode kuantitatif dan desain Cross-sectional, studi ini mengambil sampel 59 karyawan depot. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square menunjukkan 64,4% praktik higiene dan sanitasi memenuhi standar. Hubungan signifikan ditemukan antara pengetahuan (p=0,001, PR=3,227) dan sikap (p=0,004, PR=2,940) dengan penerapan higiene dan sanitasi. Namun, tidak ada hubungan signifikan untuk pelatihan (p=0,177, PR=0,554), tindakan pengawasan (p=0,075, PR=2,063), pendidikan (p=0,519, PR=1,402), dan peran asosiasi (p=0,260, PR=1,866). Kesimpulannya, pengetahuan dan sikap secara signifikan mempengaruhi penerapan higiene dan sanitasi di DAMIU, sementara pelatihan, tindakan pengawasan, pendidikan, dan peran asosiasi tidak.

 

Abstract: In 2022, only 60% of water management facilities in Jambi met the required standards, far below the RPJMN target of 100% and significantly down from 87.1% in 2021. This indicates that many drinking water treatment facilities do not meet cleanliness standards, posing risks of diseases like diarrhea and cholera. This study aims to identify factors related to the implementation of hygiene and sanitation at Refilled Drinking Water Depots (DAMIU) in the Rawasari Health Center work area in 2024. Using a quantitative method with a cross-sectional design, the study sampled 59 depot employees. Statistical analysis using the Chi-Square test showed that 64.4% of hygiene and sanitation practices met the standards. Significant relationships were found between knowledge (p=0.001, PR=3.227) and attitude (p=0.004, PR=2.940) with the implementation of hygiene and sanitation. However, no significant relationships were found for training (p=0.177, PR=0.554), supervision actions (p=0.075, PR=2.063), education (p=0.519, PR=1.402), and the role of associations (p=0.260, PR=1.866). In conclusion, knowledge and attitude significantly influence the implementation of hygiene and sanitation at DAMIU, while training, supervision actions, education, and the role of associations do not.

References

Nurlailasari E, Marlina R. Analisis Air Mineral Ter Hadap Kesehatandihubungkan Dengan Uu Kesehatan. J Gizi dan Kuliner. 2020;1(1):30–8.

Zulfa N, Mulyawati I. Higiene Sanitasi dan Uji Pemeriksaan Mikrobiologi Depot Air Minum Isi Ulang. HIGEIA (Journal Public Heal Res Dev [Internet]. 2023;7(1):44–54. Available from: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia/article/view/61441

Kemenkes RI. Profil Kesehatan Indonesia 2021. Pusdatin.Kemenkes.Go.Id. 2022. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Darwis R, Rosmita A, Fery K, Amalia D, Nini N, Heriyantomi, et al. Profil Provinsi Jambi Tahun 2021 Provinsi Jambi. Profil Kesehat Provinsi Jambi Tahun 2021. 2022;(08):204.

WHO. Drinking Water [Internet]. 2023. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/drinking-water

Nasution SM. Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Pelatihan Karyawan Depot Air Minum Isi Ulang Dengan Penerapan Higiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang Di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Besar Tahun 2022. 2022.

Levri Q. Faktor Yang Berhubungan Dengan Sanitasi Depot Air Minum Di Wilayah Kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Tahun 2018. 2018.

Hazimah F, Augia T, Sari PN. Kepatuhan Depot Air Minum Di Kota Pariaman Terhadap Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2015. J Kesehatan, Kesehat Kerja dan Lingkung. 2021;2(2).

Husna H, Sugriarta E, Doni AW. Peran Asosiasi Depot Air Minum dan Petugas Sanitasi Puskesmas Terhadap Kondisi Sanitasi Depot Di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Tahun 2021. J Sehat Mandiri. 2022;17(2):57–68.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendekatan Kuantitatif. 2003.

Hasdiana U. Tingkat pengetahuan tentang tb paru mempengaruhi penggunaan masker di ruang paru rumkital. Anal Biochem. 2018;11(1):1–5.

Saputra M. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Air Di Depot Air Minum Isi Ulang ( Damiu ) Di Wilayah Kerja Puskesmas Bahaur Hilir Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2020. Univ Islam Kalimantan Fak Kesehat Masy. 2020;1–7.

Ismiati. Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu) di Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2020. Fak Kesehat Masy Uniska Banjarmasin. 2020;1–9.

Chandra T, Meliyanti F, Yustati E. Faktor Hygiene Sanitasi Pada Depot Air Minum Isi Ulang (Damiu). J ’Aisyiyah Med. 2024;9(1):325–37.

Fitria E. Kajian Kesehatan Lingkungan pada Usaha Depot Air Minum Isi Ulang. Penerbit NEM.; 2022.

Oci Sarkosi. Pengaruh Pelatihan dengan Menggunakan Modul Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Operator dan Pemilik Depot Air Minum di Kota Bandung. J Ilm Kesehat Masy. 2019;11 no 2:9.

Trisnaini, Inoy, Elvi Sunarsih and DS. Analysis Of Risk Factor Of Bacteriological Quality Of Drinking Water In Ogan Ilir District. J Ilmu Kesehat Masy. 2018;9.

Iqbal M, Darmana. A, Syamsul D. Pembinaan Dan Pengawasan Dinas Kesehatan Terhadap Kualitas Depot Air Minum Isi Ulang Di Kota Bandar Lampung. Sci Period Public Heal Coast [Internet]. 2019;1(1):1–10. Available from: https://onesearch.id/Record/IOS4198.28911

Rachman T. Pengawasan dinas kesehatan terhadap pelaku usaha jasaboga terkait kewajiban memenuhi higiene sanitasi dalam pengelolaan makanan di Kabupaten Blitar. J Hukum, 6(11), 951–952. 2018;6(1096):10–27.

Natasya SP. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penerapan Higiene Sanitasi Makanan Pada Rumah Makan Di Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi Tahun 2023 [Internet]. NBER Working Papers. 2023. 89 p. Available from: http://www.nber.org/papers/w16019

Putri RA, Noerjoedianto D, Lesmana O. Factors Relating to the Behavior of Implementing Restaurant Sanitation Hygiene in the Jelutung District. Int J Heal Eng Technol [Internet]. 2023;2(2):45–53. Available from: https://afdifaljournal.com/journal/index.php/ijhet

Marisyah, Ab, Firman Firman and RR. Pemikiran Ki Hadjar Dewantara tentang Pendidikan. J Pendidik tambusai. 2019;

Nilasari V, Setiadi Y, Subandriani DN, Larasati MD, Rahayuni A. Hubungan Antara Pendidikan, Pengetahuan Dan Praktik Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan Terhadap Keberadaan Bakteri Staphylococcus Aureus Pada Hidangan Hewani Di Salah Satu Catering Kota Semarang. J Ris Gizi. 2019;7(1):34.

Fithri NK. Hygiene Dan Sanitasi Pada Penjamah Makanan Di Kantin Universitas Esa Unggul. J Inohim. 2016;4(2):43–8.

Angelica, Barbara and SS. Dinamika Hubungan antara Tradisi dan Kepercayaan Ibu Menyusui dengan Keberhasil Praktik Asi Eksklusif di Desa Kauman. Seroja Husada J Kesehat Masy. 2024;1:3–7.

ASDAMINDO. Asosiasi Depot Air Minum ASDAMINDO. 2023.

Published

2025-08-07

How to Cite

Nainggolan, G. R., Putri, F. E., S, O. L., Hidayati, F., & Butar-Butar, M. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan penerapan higiene dan sanitasi Depot Air Minum (DAMIU) di wilayah kerja Puskesmas Rawasari Tahun 2024. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(2). https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i2.2452

Citation Check

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 

You may also start an advanced similarity search for this article.