Dampak perubahan iklim terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Sleman 2008-2022

Authors

  • Nur FitriYana Endyah Kusuma Dewi Universitas Respati Yogyakarta, Angola
  • Nur Alvira Pascawati Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia
  • Sukismanto Sukismanto Universitas Respati Yogyakarta, Indonesia
  • Rega Dharmawan Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i2.2466

Keywords:

Perubahan Iklim, DBD, Kelembaban Spesifik, Kabupaten Sleman

Abstract

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengalami peningkatan kasus dialami oleh Kabupaten Sleman, sehingga masuk dalam KLB. Dalam 15 tahun kasus DBD memiliki sifat yang cenderung fluktuatif atau naik turun. Sifat yang seperti ini dapat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang dimiliki, yakni perubahan iklim. Perubahan iklim dapat mempengaruhi kejadian penyebaran distribusi keberadaan vektor, salah satunya DBD. Dampak dari perubahan iklim terhadap kejadian DBD di Kabupaten Sleman perlu untuk diteliti sebagai dasar untuk melihat pola terjadinya kasus DBD yang berhubungan dengan suhu permukaan bumi, kelembaban spesifik, kelembaban relatif, kecepatan angin 10 meter, kecepatan angin 50 meter, dan penyinaran matahari langsung. Penelitian ini menggunakan desain cohort retrospektif berdasarkan data sekunder kasus DBD dari Dinas Kesehatan DIY dan data iklim dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) dalam waktu 15 tahun (2008-2022). Data dianalisis dengan pola bulanan berdistribusi tidak normal serta melakukan uji korelasi dan regresi dengan α=0,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa variasi data iklim berkorelasi terhadap kejadian DBD di Kabupaten Sleman. Model persamaan regresi linier yang ditemukan yakni Kasus DBD = -129.031 + 10.171*Kelembaban Spesifik (R2 = 21,0%) dengan asumsi semua regresi linier terpenuhi. Model dalam penelitian ini dapat digunakan dalam pencegahan penularan DBD berdasarkan waktu melalui upaya mitigasi dan ditingkatkannya sistem Early Warning System untuk KLB DBD yang dapat mengancam.

 

Abstract: Sleman Regency in the Special Region of Yogyakarta has experienced a rise in cases of Dengue Haemorrhagic Fever (DHF), leading to its classification as an outbreak. Over the past 15 years, DHF cases have tended to fluctuate. This pattern may be influenced by environmental conditions, namely climate change. Climate change can affect the distribution and prevalence of disease vectors, one of which is the dengue fever vector. The impact of climate change on dengue fever incidence in Sleman Regency needs to be investigated to establish patterns in dengue fever cases in relation to surface temperature, specific humidity, relative humidity, wind speed at 10 metres, wind speed at 50 metres, and direct solar radiation. This study employed a retrospective cohort design based on secondary data on dengue fever cases from the Yogyakarta Special Region Health Office and climate data from the National Aeronautics and Space Administration (NASA) covering a 15-year period (2008–2022). The data were analysed using monthly patterns with a non-normal distribution, and correlation and regression tests were conducted with α = 0.05. The results of the analysis indicate that variations in climate data are correlated with the incidence of dengue fever in Sleman Regency. The linear regression equation model identified was: Dengue Fever Cases = -129.031 + 10.171 × Specific Humidity (R² = 21.0%), assuming all linear regression assumptions were met. The model developed in this study can be used to prevent the transmission of dengue fever over time through mitigation measures and by improving the Early Warning System for potential dengue fever outbreaks.

References

Adhimah Amanda, D. (2020). WELLNESS AND HEALTHY MAGAZINE Rasio Neutrofil-Limfosit pada. 2(February), 55–60. https://wellness.journalpress.id/wellness

Alizkan, U. (2017). Analisis Korelasi Kelembaban Udara Terhadap Epidemi Demam Berdarah Yang Terjai Di Kabupaten dan Kota Serang. Gravity, 3(1), 23–29.

Asmuni, A., Khairina, N., Pramesti, N. E., & Lusida, N. (2020). Korelasi Suhu Udara dan Curah Hujan terhadap Demam Berdarah Dengue di Kota Tangerang Selatan Tahun 2013-2018. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 16(2), 164. https://doi.org/10.24853/jkk.16.2.164-171

Azhari, A. R., Darundiati, Y. H., & Dewanti, N. A. Y. (2017). Studi Korelasi antara Faktor Iklim dan Kejadian Demam Berdarah Dengue Tahun 2011-2016. Higeia Journal of Public Health Research and Development, 1(4), 163–175.

Azharina, D., Atika, R. A., & Andri, A. (2021). Pengaruh Iklim terhadap Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Banda Aceh. Kandidat: Jurnal Riset Dan …, 3(3), 60–67. http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/kandidat/article/view/1688

Beyer, M., Lenz, R., & Kuhn, K. A. (2006). Health Information Systems. In IT - Information Technology (Vol. 48, Issue 1). https://doi.org/10.1524/itit.2006.48.1.6

Bone, T., Kaunang, W. P. J., Langi, F. L. F. G., Kesehatan, F., Universitas, M., Ratulangi, S., Hujan, C., & Udara, S. (2021). Hubungan antara curah hujan, suhu udara dan kelembaban dengan kejadian demam berdarah dengue di kota manado tahun 2015-2020. 10(5), 36–45.

Campbell, K. M., Lin, C. D., Iamsirithaworn, S., & Scott, T. W. (2013). The complex relationship between weather and dengue virus transmission in Thailand. American Journal of Tropical Medicine and Hygiene, 89(6), 1066–1080. https://doi.org/10.4269/ajtmh.13-0321

Damayanti, V. S., & Arliani, E. (2022). Peramalan Banyaknya Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sleman Menggunakan Model ARIMA. Jurnal Kajian Dan Terapan Matematika, 8(3), 210–220. http://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/jktm:

Daswito, R., Lazuardi, L., & Nirwati, H. (2019). Analisis Hubungan Variabel Cuaca Dengan Kejadian Dbd Di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 10(1), 1–7. https://doi.org/10.32695/jkt.v10i1.24

Dininta, G. F., Hermawan, D., Alfarisi, R., & Farich, A. (2021). Hubungan Faktor Iklim Dengan Kasus Dbd Di Kota Bandar Lampung Tahun 2015 – 2019. Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 58. https://doi.org/10.26630/rj.v15i2.2790

Fuadiyah, E. A., & Widawati, M. (2018). Faktor Iklim Berpengaruh Terhadap Kejadian Demam. Spirakel, 10(2), 86–96.

Gui, H., Gwee, S., Koh, J., & Pang, J. (2022). Weather factors associated with reduced risk of dengue transmission in an urbanized tropical city. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(1). https://doi.org/10.3390/ijerph19010339

Herdianti, Susanna, D., Eryando, T., Ramadhani, S. N., & Saputra, R. (2022). Analisis Trend Iklim Penyebab Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kota Batam Tahun 2016-2021. Journal of Positive School Psychology, 6(7), 1972–1982. https://journalppw.com/index.php/jpsp/article/view/11638

Hossain, S., Islam, M. M., Hasan, M. A., Chowdhury, P. B., Easty, I. A., Tusar, M. K., Rashid, M. B., & Bashar, K. (2023). Association of climate factors with dengue incidence in Bangladesh, Dhaka City: A count regression approach. Heliyon, 9(5), e16053. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e16053

Irawan, A., Arifin, Z., & Puspita Sari, N. (2020). Faktor meteorologi dan kejadian demam berdarah dengue (DBD). Wellness and Healthy Magazine, 2(February), 124–137. https://wellness.journalpress.id/wellness/article/view/3102

Kabalu, I., Yuniastuti, T., & Subhi, M. (2023). Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Gribig Kota Malang. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 368–377.

Kakarla, S. G., Caminade, C., Mutheneni, S. R., Morse, A. P., Upadhyayula, S. M., Kadiri, M. R., & Kumaraswamy, S. (2019). Lag effect of climatic variables on dengue burden in India. Epidemiology and Infection, 147, 1–10. https://doi.org/10.1017/S0950268819000608

Komaling, D., Sumampouw, O. J., & Sondakh, R. C. (2020). Determinan Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2016-2018. Journal of Public Health and Community Medicine, 1(1), 57–64.

Lahdji, A., & Putra, B. B. (2017). Association of Rainfall, Temperature, and Humidity with Dengue Hemorrhagic Fever Cases in Semarang. Syifa MEDIKA, 8(1), 46–53.

Lusiani, & Wardoyo, T. (2017). Klasifikasi Angin Berdasarkan Kecepatan Angin dengan Skala Beafort pada Perairan Cilacap. Saintara, 2(1), 24–28. https://openjurnalsystem.amn.ac.id/index.php/saintara/article/download/17/10

Majidah, A., Dini, V., Fitriany, R. N., Wulandari, R. A., Lingkungan, D. K., Masyarakat, F. K., & Indonesia, U. (2010). DI KABUPATEN SERANG Pendahuluan. Makara, Kesehatan, 14(1), 31–38. http://journal.ui.ac.id/index.php/health/article/viewFile/644/629

Masluhiya AF, S., & Irma, I. (2022). Epidemiological Analysis of Trends in Dhf Cases in Malang City. Jurnal Farmasi Sains Dan Praktis, 7(3), 260–268. https://doi.org/10.31603/pharmacy.v7i3.6146

Mendoza-Cano, O., Trujillo, X., Huerta, M., Ríos-Silva, M., Lugo-Radillo, A., Benites-Godínez, V., Bricio-Barrios, J. A., Ríos-Bracamontes, E. F., Uribe-Ramos, J. M., Baltazar-Rodríguez, G. M., & Murillo-Zamora, E. (2023). Assessing the Relationship between Annual Surface Temperature Changes and the Burden of Dengue: Implications for Climate Change and Global Health Outcomes. Tropical Medicine and Infectious Disease, 8(7). https://doi.org/10.3390/tropicalmed8070351

Noureldin, E., & Shaffer, L. (2019). Role of climatic factors in the incidence of dengue in port sudan city, sudan. Eastern Mediterranean Health Journal, 25(12), 852–860. https://doi.org/10.26719/emhj.19.019

Pakaya, R., Lazuardi, L., & Nirwati, H. (2019). Analisis spasial faktor lingkungan kejadian demam berdarah dengue (DBD) di Limboto Gorontalo Spatial analysis of environmental factors associated with dengue hemorrhagic fever (DHF) in Limboto, Gorontalo. 35, 315–322.

Paramita, R. M., & Mukono, J. (2018). Hubungan Kelembapan Udara Dan Curah Hujan Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Puskesmas Gunung Anyar 2010-2016. The Indonesian Journal of Public Health, 12(2), 202. https://doi.org/10.20473/ijph.v12i2.2017.202-212

Pascawati, N. A., Satoto, T. B. T., Wibawa, T., Frutos, R., & Maguin, S. (2019). Dampak Potensial Perubahan Iklim Terhadap Dinamika Penularan Penyakit DBD Di Kota Mataram. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 49–60. https://doi.org/10.22435/blb.v15i1.1510

Perwitasari, D., Ariati, J., & Puspita, T. (2015). Kondisi Iklim dan Pola Kejadian Demam Berdarah Dengue di Kota Yogyakarta Tahun 2004-2011. Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 25(4), 243–248. https://doi.org/10.22435/mpk.v25i4.4591.243-248

Putri, V. T. (2023). Climatic Relationship (Temperature , Humidity , and Rainfall ) With Dengue Hemorrhagic Fever (Dhf) Incidence in South Tangerang City 2016-2020. Miphmc, III(1), 158–164.

Ramachandran, V. G., Roy, P., Das, S., Mogha, N. S., & Bansal, A. K. (2016). Empirical model for estimating dengue incidence using temperature, rainfall, and relative humidity: a 19-year retrospective analysis in East Delhi. Epidemiology and Health, 38, e2016052. https://doi.org/10.4178/epih.e2016052

Rau, M. J., Komariyah, S., & Pitriani, P. (2020). The Relationship Of The Climate Change Factor With The Event Of Dengue Hemorrhagic Fever in Palu City Year 2013-2017. Preventif?: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(2), 83–94. https://doi.org/10.22487/preventif.v10i2.123

Ringga, F., Susanto, H., Yohana, A., & Yudhastuti, R. (2013). Model Pengendalian Demam Berdarah. Kesehatan Masyarakat Nasional, 7(11). https://media.neliti.com/media/publications/39583-ID-model-pengendalian-demam-berdarah-dengue.pdf

Ritawati, R., & Supranelfy, Y. (2019). Hubungan Kejadian Demam Berdarah Dengue Dengan Iklim Di Kota Prabumulih Tahun 2014-2017. Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health), 3(1), 43–50. https://doi.org/10.35910/jbkm.v3i1.194

Roy, S., Biswas, A., Shawon, M. T. A., Akter, S., & Rahman, M. M. (2024). Land use and meteorological influences on dengue transmission dynamics in Dhaka city, Bangladesh. Bulletin of the National Research Centre, 48(1). https://doi.org/10.1186/s42269-024-01188-0

Satoto, T. B. T., Pascawati, N. A., Diptyanusa, A., Lazuardi, L., Dwiputro, A. H., & Nugroho, A. (2021). Fluktuasi Demam Berdarah Dengue Terkait Variabilitas Cuaca Di Klaten, Indonesia. Vektora?: Jurnal Vektor Dan Reservoir Penyakit, 13(1), 45–60. https://doi.org/10.22435/vk.v13i1.4333

Sihombing, G. F. (2015). Hubungan curah hujan, suhu udara, kelembaban udara, kepadatan penduduk dan luas lahan pemukiman dengan kejadian demam berdarah dengue di Kota …. Lingkungan Dan Kesehatan …. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1425424%5C&val=4110%5C&title=HUBUNGAN CURAH HUJAN SUHU UDARA KELEMBABAN UDARA KEPADATAN PENDUDUK DAN LUAS LAHAN PEMUKIMAN DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KOTA MALANG PERIODE TAHUN 2002-20

Sutriyawan, A., Kurniati, N., Novianti, Farida, U., Yusanti, L., Destriani, S. N., & Saputra, M. K. F. (2024). Analysis of Temperature, Humidity, Rainfall, and Wind Velocity on Dengue Hemorrhagic Fever in Bandung Municipality. Russian Journal of Infection and Immunity, 14(1), 155–162. https://doi.org/10.15789/2220-7619-AOT-2110

Tasong, S. L., Parwati, D. U., & Mu’in, A. (2016). 1 , 2 , 2 1. Kajian Curah Hujan Di Kabupaten Sleman DIY Terhadap Tingkat Produksi Padi Sawah, 1(2).

Triwahyuni, T., Husna, I., & Andesti, M. (2020). Hubungan Curah Hujan dengan Kasus Demam Berdarah Dengue di Bandar Lampung 2016-2018. ARTERI?: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(3), 184–189. https://doi.org/10.37148/arteri.v1i3.58

Tumey, A., Kaunang, W. P. J., Asrifuddin, A., Kesehatan, F., Universitas, M., Ratulangi, S., & Abstrak, M. (2020). Hubungan Variabilitas Iklim Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2018 - Juni 2020. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 9(7), 16–27. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/kesmas/article/view/31607

Verdonschot, P. F. M., & Besse-Lototskaya, A. A. (2014). Flight distance of mosquitoes (Culicidae): A metadata analysis to support the management of barrier zones around rewetted and newly constructed wetlands. Limnologica, 45, 69–79. https://doi.org/10.1016/j.limno.2013.11.002

Widyantoro, W., Nurjazuli, N., & Darundianti, Y. H. (2021). Hubungan Faktor Cuaca dengan Kejadian Demam Berdarah di Kabupaten Bantul. Jurnal Aisyah?: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6(4), 823–830. https://doi.org/10.30604/jika.v6i4.863

Winarno, G. D., Harianto, S. P., & Santoso, R. (2019). Klimatologi Pertanian. In Pusaka Media.

Yanto, N. P. (2022). Hubungan Iklim Terhadap Peningkatan Kasus Demam Berdarah Dengue (Dbd) Di Kota Denpasar. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(2), 114–124.

Published

2025-08-07

How to Cite

Dewi, N. F. E. K., Pascawati, N. A., Sukismanto, S., & Dharmawan, R. (2025). Dampak perubahan iklim terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Sleman 2008-2022. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 18(2). https://doi.org/10.29238/sanitasi.v18i2.2466

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.