Pemahaman orang tua tentang kebutuhan gizi dalam mengurangi risiko balita stunting di Desa Mendalan
DOI:
https://doi.org/10.29238/sanitasi.v17i2.2512Keywords:
Stunting, Gizi, Orang Tua, Pola Pikir, PendidikanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman orang tua terhadap gizi seimbang serta untuk mengulas peran pendidikan sebagai salah satu penyebab tingginya angka stunting di Desa Mendalan. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini akan mengeksplorasi permasalahan seputar pemahaman orang tua tentang kebutuhan gizi yang tepat dalam mengurangi risiko stunting pada anak serta bagaimanakah peran pendidikan orang tua terhadap pemahaman mereka tentang gizi anak dalam pencegahan stunting di Desa Mendalan. Menggunakan metode pe nelitian kualitatif dengan pendekatan Cross Sectional, data dikumpulkan melalui wawancara dan pe ngisian kuisioner terhadap ibu hamil dan ibu yang memiliki balita stunting sejumlah 55 responden. Berdasarkan data yang diperoleh sebagian besar orang tua di Desa Mendalan memiliki pemahaman minim terhadap pentingnya gizi seimbang yang salah satunya disebabkan karena faktor pe ndidikannya. Hal tersebut dikarenakan responden memiliki pendidikan rendah lulusan SD dan SMP. Dengan demikian, salah satu upaya terpenting dalam mencegah stunting ialah dengan memberikan edukasi terkait kesiapan mental, fisik, finansial, pola pikir sebelum menjadi orang tua.
Abstract: This study aims to determine the level of parents' understanding of balanced nutrition and to review the role of education as one of the causes of high stunting rates in Mendalan Village. To achieve this objective, this study will explore issues surrounding parents' understanding of proper nutritional needs in reducing the risk of stunting in children and how parental education plays a role in their understanding of child nutrition in preventing stunting in Mendalan Village. Using a qualitative research method with a cross-sectional approach, data were collected through interviews and questionnaires with 55 respondents, consisting of pregnant women and mothers with stunted toddlers. Based on the data obtained, most parents in Mendalan Village have minimal understanding of the importance of balanced nutrition, partly due to their educational background. This is because the respondents have a low level of education, having graduated from elementary and junior high school. Thus, one of the most important efforts in preventing stunting is to provide education related to mental, physical, and financial readiness, as well as mindset before becoming a parent.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Zahrotul Wardah, Rizky Ardina Amalia, Liza Nurmaya Indi Fitriyah, Rio Bayu Triwanto, Rifqi Thariq Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
With the receipt of the article by the Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Editorial Board and the decision to be published, then the copyright regarding the article will be diverted to Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan .
Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta as the publisher of Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan hold the copyright regarding all the published articles in this journal.
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





