Implementasi pembuatan ecobrick sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan pencegahan DBD di Desa Tarokan
DOI:
https://doi.org/10.29238/sanitasi.v17i2.2513Keywords:
Ecobrick, Kebersihan Lingkungan, Pencegahan DBD, Participatory Action Research (PAR), Desa TarokanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pembuatan ecobrick sebagai salah satu metode pengelolaan sampah plastik dan upaya menjaga kebersihan lingkungan di Desa Tarokan. Ecobrick adalah botol plastik yang diisi penuh dengan sampah plastik non-biodegradable, sehingga dapat digunakan sebagai bahan bangunan yang ramah lingkungan. Dengan adanya ecobrick, diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan serta mencegah genangan air yang menjadi sarang nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahap kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan ecobrick di Desa Tarokan efektif dalam mengurangi jumlah sampah plastik dan mengurangi risiko penyebaran DBD. Partisipasi masyarakat dalam program ini juga sangat tinggi, menunjukkan kesadaran yang meningkat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Abstract: This research aims to examine the implementation of ecobrick production as a method of plastic waste management and an effort to maintain environmental cleanliness in Tarokan Village. An ecobrick is a plastic bottle packed full with non-biodegradable plastic waste, which can then be used as an environmentally friendly building material. The presence of ecobricks is expected to reduce the amount of plastic waste polluting the environment and prevent stagnant water that serves as a breeding ground for mosquitoes causing Dengue Fever (DF). The method used in this research is Participatory Action Research (PAR), involving community participation in every stage of the activity. The research results show that ecobrick production in Tarokan Village is effective in reducing plastic waste and mitigating the risk of DF spread. Community participation in the program is also very high, indicating an increased awareness of the importance of maintaining environmental cleanliness.
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Afghan Fadzillah Darussalam, Ayunda Shinta Dwi Satya Putri, Diva Fatimatuz Zahroh, Mohammad Maulana Ghofari, Oktaviani Ahda Nur Rohmah, Poetri Lailatuz Zuhroh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
With the receipt of the article by the Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Editorial Board and the decision to be published, then the copyright regarding the article will be diverted to Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan .
Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta as the publisher of Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan hold the copyright regarding all the published articles in this journal.
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





