Penurunan total kuman alat makan dengan paparan UV-Light Emitting Diode
DOI:
https://doi.org/10.29238/sanitasi.v17i1.2574Keywords:
Angka kuman, UV-LED, Lama Paparan, PengaruhAbstract
Kebersihan alat makan berperan penting dalam menjaga kualitas makanan dan kesehatan masyarakat, karena peralatan yang tidak bersih dapat menjadi media penularan penyakit bawaan makanan (foodborne disease). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama paparan UV-Light Emitting Diode (LED) terhadap penurunan total angka kuman pada alat makan berupa sendok dan garpu di PT. X. Metode penelitian yang digunakan adalah true experiment dengan teknik pengam-bilan sampel secara acak (random sampling) terhadap 24 sampel sendok dan garpu. Perlakuan diberikan dalam tiga variasi lama paparan, yaitu 10 menit, 15 menit, dan 20 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase penurunan angka total kuman pada lama paparan 10 menit sebesar 49%, 15 menit sebesar 62%, dan 20 menit sebesar 98%. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh signifi-kan antara variasi lama paparan UV-LED terhadap penurunan angka kuman, dengan waktu paparan 20 menit sebagai perlakuan paling efektif. Simpulan dari penelitian ini adalah paparan UV-LED selama 20 menit dapat menurunkan hampir seluruh jumlah kuman pada alat makan sendok dan garpu. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menilai efektivitas UV-LED terhadap jenis alat makan lain seperti piring dan mangkok.
Abstract: The cleanliness of eating utensils plays an important role in maintaining food quality and public health, as unclean utensils can become a medium for the transmission of foodborne diseases. This study aims to determine the effect of UV-Light Emitting Diode (LED) exposure time on the reduction of total bacteria count on eating utensils, namely spoons and forks, at PT. X. The research method used was a true experiment with random sampling of 24 spoon and fork samples. The treatment was given in three variations of exposure time, namely 10 minutes, 15 minutes, and 20 minutes. The results showed that the average percentage reduction in total bacteria count was 49% for 10 minutes of exposure, 62% for 15 minutes, and 98% for 20 minutes. Statistical tests showed a significant effect between the variations in UV-LED exposure duration and the reduction in bacteria count, with 20 minutes of exposure being the most effective treatment. The conclusion of this study is that 20 minutes of UV-LED exposure can reduce almost all bacteria on spoons and forks. Further research is recommended to assess the effectiveness of UV-LED on other types of tableware, such as plates and bowls.
References
Amaliyah, N. (2017). Penyehatan makanan dan minuman. Deepublish.
Irmawartini, I., Kusmawati, E. D., & Djuhriah, N. (2024). Pengaruh variasi daya dan lama waktu kontak lampu ultraviolet tipe C pada lemari sterilisasi terhadap penurunan jumlah kuman pada alat makan di kantin office PT. X. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(1), 326–335. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v16i1.2144
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasa Boga. https://regulasi.bkpk.kemkes.go.id/detail/78d776f0-43aa-452a-9ad0-a7c480200a64
Kuspradanarto, R. B. (2021, Juni 22). Foodborne disease: Penyakit bawaan pangan dan pencegahannya. Tribun Jateng. https://jateng.tribunnews.com/2021/06/22/foodborne-disease-penyakit-bawaan-pangan
Marisdayana, R., Harahap, P. S., & Yosefin, H. (2017). Teknik pencucian alat makan dan personal hygiene terhadap kontaminasi bakteri pada alat makan. Jurnal Endurance, 2(3), 376. https://doi.org/10.22216/jen.v2i3.2052
Nadya. (2023). Perbedaan variasi waktu kontak sinar UV-C terhadap penurunan jumlah angka total kuman pada alat makan di PT. X [Skripsi, Poltekkes Kemenkes Bandung].
Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja, dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja. https://peraturan.bpk.go.id/Details/161904/pp-no-35-tahun-2021
Rizqi, S. N., Hestiningsih, R., & Saraswati, L. D. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan total angka bakteri dan keberadaan bakteri Escherichia coli pada alat makan (studi pada Lapas Klas I Kedungpane Kota Semarang). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(4), 470–477.
Suchi. (2020). Variasi jarak penyinaran lampu UV-C pada alat makan di pantry PT. Beton Elemenindo Perkasa tahun 2022 [Skripsi, Poltekkes Kemenkes Bandung].
Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. https://www.academia.edu/44502098/Prof_dr_sugiyono_metode_penelitian_kuantitatif_kualitatif_dan_r_and_d_intro_PDFDrive_1_
Susilawati, S., Ilham, L., & G. (2016). Pengaruh kualitas lingkungan fisik udara terhadap angka kuman di rumah sakit. Jurnal Kesehatan dan Kedokteran. https://doi.org/10.22437/jmj.v9i3.13349
Ulfa, M., Azizi, M. R., Jamal, A., & Dewi, A. (2021). UV radiation for air disinfection. In Proceedings of the International Conference on Healthcare Facilities (pp. 63–74). http://thejournalish.com/ojs/index.php/ichf/index
Ulfa, M., Azuma, M., Sato, M., Shimohata, T., Fukushima, S., Kido, J., Nakamoto, M., Uebanso, T., Mawatari, K., Emoto, T., Akutagawa, M., Kinouchi, Y., & Takahashi, A. (2020). Inactivation of extended-spectrum ?-lactamase (ESBL)-producing Escherichia coli by UVA-LED irradiation system. The Journal of Medical Investigation, 67(1–2), 163–169. https://doi.org/10.2152/jmi.67.163
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Misda Asriani Lubis, Yosephina Ardiani Septiati, Sadono Setyoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
With the receipt of the article by the Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan Editorial Board and the decision to be published, then the copyright regarding the article will be diverted to Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan .
Environmental Health Department of The Polytechnic of Health of Yogyakarta as the publisher of Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan hold the copyright regarding all the published articles in this journal.
Sanitasi: Jurnal Kesehehatan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





