Kualitas mikrobiologis air bersih dan makanan pada layanan katering Asrama Haji Embarkasi "X”

Authors

  • Fawandi Eta Rachmawati Universitas Airlangga, Indonesia
  • Ririh Yudhastuti Universitas Airlangga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29238/sanitasi.v19i1.3156

Keywords:

food safety, Clean water, microbiological quality, catering, Hajj dormitory

Abstract

Keamanan pangan bagi jemaah haji selama periode keberangkatan 1445 H/2024 rentan terhadap penyakit yang ditularkan melalui makanan akibat ketergantungan pada layanan katering terpusat di Asrama Haji “X”. Kualitas air bersih memainkan peran penting sebagai titik kendali potensial terhadap kontaminasi mikrobiologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas mikrobiologis air bersih dan makanan sesuai dengan Peraturan Kementerian Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik cross-sectional dengan memanfaatkan data laboratorium sekunder dari Tim Pengendalian Risiko Lingkungan. Sebanyak 96 sampel makanan dan 45 sampel air diuji selama 10 periode, dengan memeriksa parameter Escherichia coli dan koliform total; semua sampel yang tidak memenuhi standar (TMS) menunjukkan hasil positif untuk koliform total tanpa adanya Escherichia coli. Analisis dilakukan menggunakan tabel kontingensi 2×2 dan uji chi-kuadrat (α = 0,05). Hasil menunjukkan bahwa 93,8% sampel makanan memenuhi standar (MS), sedangkan 60,0% sampel air memenuhi standar (40,0% TMS). Ditemukan adanya hubungan yang signifikan (p<0,001; rasio odds=10), yang menunjukkan bahwa air bersih 10 kali lebih mungkin tidak memenuhi standar dibandingkan makanan. Air bersih berperan sebagai titik kendali kritis dalam sistem katering. Penguatan praktik pengolahan air, distribusi, dan sanitasi sangat penting untuk memastikan kesehatan jemaah haji.

  

Abstract: Food safety for Hajj pilgrims during the 1445 H/2024 embarkation period is vulnerable to foodborne diseases due to reliance on centralized catering services at the "X" Hajj Dormitory. Clean water quality plays a crucial role as a potential microbiological contamination control point. This study aims to analyze the relationship between the microbiological quality of clean water and food according to Ministry of Health Regulation No. 2 of 2023. The study employed an analytical observational cross-sectional design using secondary laboratory data from the Environmental Risk Control Team. A total of 96 food samples and 45 water samples were tested over 10 periods, examining Escherichia coli and total coliform parameters, all non-compliant samples were positive for total coliform without Escherichia coli. Analysis was conducted using 2×2 contingency tables and chi-square tests (α = 0.05). Results showed that 93.8% of food samples met standards (MS), while 60.0% of water samples met standards (40.0% TMS). A significant association was found (p<0.001; odds ratio=10), indicating clean water was 10 times more likely to fail standards than food. Clean water serves as a critical control point in the catering system. Strengthening water treatment, distribution, and sanitation practices is essential to ensure Hajj pilgrims' health.

Author Biographies

Fawandi Eta Rachmawati, Universitas Airlangga

Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

Ririh Yudhastuti, Universitas Airlangga

Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

References

Albert, A. (2017). Biostatistics: Facing the interpretation of 2 × 2 tables. Journal of the Belgian Society of Radiology, 101(1), 1–4. https://doi.org/10.5334/jbr-btr.1399

Alshahrani, N. Z., Alzahrani, F., Alarifi, A. M., et al. (2025). International Health Regulations (IHR) and the success story of public health preparedness during Hajj in Saudi Arabia. Mass Gathering Medicine, 3, 100017. https://doi.org/10.1016/j.mgmed.2025.100017

Aulia, N., Budiningsari, D., & Lestari, L. A. (2024). Food handlers’ knowledge and practices and the relationship with appropriate sanitation higiene scores in Malang City. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 13(1), 52–62. https://doi.org/10.14710/jgi.13.1.52-62

Bukhari, A. M., Alotaibi, A. M., Alhatlani, B. Y., et al. (2021). Assessment of microbiological quality of food preparation process in some restaurants of Makkah city. Saudi Journal of Biological Sciences, 28(10), 5993–5997. https://doi.org/10.1016/j.sjbs.2021.06.050

Garmini, R. R, & Purnama, R. (2023). Hubungan karakteristik pekerja terhadap personal higiene penjamah makanan jasa boga golongan B Asrama Haji Kota Palembang. Journal Health Applied Science and Technology, 1(2), 16–23. https://doi.org/10.52523/jhast.v1i2.14

Hayati, F., Triwibowo, G. A., Marlinae, L., et al. (2024). Food higiene and sanitation at the Jakarta Pondok Gede Hajj Embarkation Dormitory: Food safety efforts for the Hajj pilgrims. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 19(3), 187–192. https://doi.org/10.21109/kesmas.v19i3.2018

Irfan, M., Laksana, A., & Soemirat, J. (2022). Pengendalian sanitasi makanan dengan metode HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, Jawa Tengah. Jurnal Reka Lingkungan, 10(1), 47–56. https://doi.org/10.26760/rekalingkungan.v10i1.47-54

Ismail, M. A., Aljohani, S., AlSheikh, A. S., et al. (2025). Health security assessment at points of entry into Saudi Arabia: A systematic review of airports and seaports. The Review of Diabetic Studies, 21, 403–414.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan. Kementerian Kesehatan RI.

Lestaluhu, K., Noya, E. G. N., Manuhutu, F. P. S., et al. (2025). Hubungan praktik higiene dan sanitasi rumah makan dengan mutu dan keamanan pangan: A literature review. Jurnal Inovasi Pangan dan Gizi.

Marinajati, D., Susanto, W. P. A., & Tambunan, R. (2024). Strategy to achieve food security for Hajj pilgrimage prospectives. Journal of Language and Health, 5(2), 1247–1258.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Haji. Kementerian Kesehatan RI.

Palupi, I. R., Budiningsari, R. D., Khoirunnisa, F. A., et al. (2024). Food safety knowledge, higiene practices among food handlers, and microbiological quality of animal side dishes in contract katering. Italian Journal of Food Safety, 13(3), 12554. https://doi.org/10.4081/ijfs.2024.12554

Prasetyaningrum, Y. I., Widayati, D. M., Murdiati, A., et al. (2024). Food safety assessment through observation of environmental higiene and sanitation in small business in Yogyakarta City. International Conference on Health Sciences, 11(1), 121–126. https://doi.org/10.29238/ichs.v11i1.2627

Romadhon, F. N., & Firdaust, M. (2019). Deskripsi personal higiene penjamah makanan jasaboga golongan B pada pelaksanaan embarkasi haji di Asrama Haji Bekasi. Buletin Keslingmas, 40(2), 90–93.

Sari, A. K., & Mualim. (2022). Study personal higiene dan fasilitas sanitasi jasa boga Kota Bengkulu: Study of personal higiene and sanitation facilities katering services Bengkulu City. Journal of Nursing and Public Health, 10(2), 163–167.

Sekretaris Negara Republik Indonesia. (2025). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Suryansyah, Y. (2018). Evaluation of higiene and sanitation katering in Gayungsari Surabaya Street. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(2), 165–174. https://doi.org/10.20473/jkl.v10i2.2018.165-174

Utomo, S. W., & Triwibowo, G. A. (2016). Health evaluation on pilgrims’ food in Hajj Dormitory Pondok Gede Jakarta. Asian Journal of Applied Sciences.

Downloads

Published

2026-03-15

How to Cite

Rachmawati, F. E., & Yudhastuti, R. (2026). Kualitas mikrobiologis air bersih dan makanan pada layanan katering Asrama Haji Embarkasi "X”. Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 19(1), 14–21. https://doi.org/10.29238/sanitasi.v19i1.3156

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.